Pentingnya Analisis Laporan Keuangan Perusahaan

Umumnya orang akan berpikir laporan keuangan hanya diperuntukan sebatas untuk para owner dan  perusahaan untuk sekedar data saja. Sebenarnya laporan keuangan sangat berperan dalam kelancaran kegiatan usaha. Laporan keuangan diperlukan untuk pihak internal perusahaan seperti karyawan, manager, dan owner dan untuk pihak eksternal seperti pemerintah, investor, dan kreditur. Maka banyak perusahaan besar menggunakan jasa konsultan keuangan untuk membuat laporan keuangan yang benar agar terbebas dari kasus laporan keuangan dan agar para manager dapat mengambil keputusan dengan baik dan tepat. Apalagi dalam pasar modal laporan keuangan sangat memiliki fungsi yang strategis bagi investor. Perusahaan besar yang Go Pubilik yang memakai Tbk di belakang nama perusahaan, laporan keuangannya akan disebarkan melalui media – media. Salah satunya manfaat laporan disebarkan adalah untuk menarik investor agar menanam modal pada perusahaan kita.

Dari laporan keuangan perusahaan akan menggambarkan informasi mengenai posisi keuangan dan kinerja perusahaan yang dapat dianalisis untuk kepentingan – kepentingan tertentu. Analisis laporan keuangan dengan cara menganalisis setiap masing – masing akun yang terdapat pada laporan keuangan  dan juga menganalisis setiap bagian laporan keuangan. Bagian – bagian laporan keuangan, yaitu :

  • Neraca
  • Laporan Rugi/Laba
  • Laporan Laba Ditahan
  • Laporan Arus Kas
  • Catatan Atas Laporan Keuangan

Setelah menganalisis suatu laporan maka hasil analisis tersebut dapat digunakan untuk beberapa keperluan seperti :

  • Membuat keputusan melanjutkan kegiatan operasional suatu usaha
  • Dalam pembuatan atau pembelian bahan baku dalam proses produksi
  • Keputusan dalam menentukan pembelian atau menyewa mesin untuk produksi
  • Menentukan penerbitan saham
  • Melakukan negosiasi untuk memperoleh pinjaman bank atau kreditur lainnya
  • Keputusan untuk mengelolah perusahaan

Untuk menganalisis laporan keuangan suatu perusahaan adalah orang yang profesional dalam bidang Akuntansi dan Keuangan seperti pada jasa konsultan keuangan dapat membantu Anda dalam menganalisis laporan keuangan.

Belajar Memahami Persamaan Dasar Akuntansi

Jasakonsultankeuangan.co.id - Bagi Anda untuk pemula dalam ilmu pengetahuan Akuntansi dan yang ingin benar – benar mengetahui ilmu pengetahuan Akuntansi maka materi yang Anda pelajari pertama kali adalah mengenai persamaan dasar Akuntansi. Pada saat SMP jika Anda mendapatkan mata pelajaran Pembukuan maka Anda juga akan dapat materi dasar ini dan ketika SMK dengan jurusan Akuntansi awal pertama yang dipelajari juga adalah materi persamaan dasar Akuntansi. Bahkan ketika menjadi mahasiswa, dalam awal kuliah semester 1 materi persamaan dasar Akuntansi akan menjadi materi pembuka.

Persamaan dasar Akuntansi akan menjadi bekal pengetahuan untuk memahami ilmu Akuntansi lebih dalam nantinya. Karena persamaan dasar Akuntansi menggambarkan hubungan dan pengertian kelompok akun yang terdapat di laporan keuangan. Jika kita mengerti persamaan dasar Akuntansi maka kita dapat membaca laporan keuangan dan dapat mencatat transaksi – transaksi yang terjadi. Ada 5 kelompok akun dalam Akuntansi, yaitu :

  • Harta, dengan kepala nomor akun 1
  • Kewajiban, dengan kepala nomor akun 2
  • Modal, dengan kepala nomor akun 3
  • Pendapatan, dengan kepala nomor akun 4
  • Beban, dengan kepala nomor akun 5

Dan untuk laporan keuangan ada 3 bagian yang terpenting dan yang harus disajikan, yaitu :

  • Laporan Rugi/Laba
  • Laporan Perubahan Modal atau Laporan Laba Ditahan
  • Neraca

Untuk bagian laporan rugi/laba kelompok akun yang berhubungan, yaitu pendapatan dan beban. Dan untuk kelompok harta, kewajiban, dan modal akan berhubungan dengan laporan keuangan perubahan modal atau laba ditahan dan berhubungan dengan neraca.

Berikut pengertian kelompok – kelompok dalam Akuntansi yang sering digunakan :

  • Harta

Kekayaan yang dimiliki perusahaan yang berhubungan dengan kegiatan operasional perusahaan. Contoh : kas, piutang dagang, persediaan, dan perlengkapan

  • Kewajiban

Pengertian dari kewajiban adalah hutang usaha, tanggung jawab perusahaan untuk melunasinya. Contoh : hutang dagang, hutang usaha, dan hutang bunga

  • Modal

Sumber uang yang menjadi awal untuk pembiayaan kegiatan operasional selama berjalannya usaha. Contoh : modal pemilik

  • Pendapatan

Kas yang diterima perusahaan dari lawan perusahaan setelah menggunakan barang atau jasa perusahaan kita. Contoh : pendapatan jasa atau pendapatan bunga

  • Beban

Aliran kas keluar yang digunakan untuk membiayai kegiatan – kegiatan operasional usaha. Contoh : beban gaji, beban iklan, dan beban perlengkapan

  • Prive

Pengambilan modal untuk kepentingan pribadi owner.

Dalam persamaan dasar Akuntansi menggunakan rumus – rumus dan rumus – rumus tersebut adalah menjadi prinsip dalam membuat laporan keuangan dan mencatat transaksi – transaksi.

  • Harta = Hutang + Modal
  • Harta = Hutang
  • Harta = Modal
  • Modal = Harta - Modal
  • Harta + Biaya = Hutang + Modal + Pendapatan
  • Harta = Hutang + Modal +Pendapatan – Beban

Dari pencatatan persamaan dasar akuntansi maka dapat diketahui perubahan kekayaan di setiap transaksi terutama kelompok akun modal dan dapat mengetahui jumlah biaya yang digunakan dalam satu masa periode akuntansi.

Klien Kami "saat ini"